Berat Badan Janin Bisa Bertambah karena Makanan Ini

Sejak dari dalam kandungan, gizi janin sudah harus mulai diperhatikan. Apalagi sejak menginjak usia 4 minggu, pertumbuhan janin akan berkembang dengan sangat cepat. Janin yang bertumbuh menandakan janin yang sehat dan nantinya juga akan menjadi bayi yang sehat. Karena itu, Bunda harus selalu menjaga pola makan dengan selalu mengonsumsi makanan bergizi yang dapat diserap langsung oleh janin.

Berat badan janin, meski tak selamanya bisa dijadikan indikator kesehatan janin, tetap merupakan cara termudah untuk memastikan janin bertumbuh dan berkembang. Karena itu, mengonsumsi makanan untuk menambah berat badan janin penting dilakukan agar Bunda tahu janin tumbuh dengan sehat dan tanpa cacat. Makanan untuk menambah berat badan sebenarnya tidak sulit didapat dan masih terbilang enak. Ya, Bunda tidak harus melakukan diet khusus karena justru harus banyak menambah asupan kalori, protein, dan vitamin.

Bunda dapat mengonsumsi makanan untuk menambah berat badan janin berikut ini jika ingin janin tumbuh sehat dan bayi lahir selamat. Mengonsumsi makanan ini, Bunda pun juga akan tetap sehat selama masa kehamilan.

  1. Susu

Untuk anak-anak saja, susu penting dikonsumsi karena sangat baik untuk masa pertumbuhan. Nah, untuk pertumbuhan janin pun, susu dapat menambah berat badan janin dan mengoptimalkan pertumbuhannya. Tapi, jangan minum susu dengan pemanis buatan, ya. Susu yang paling baik adalah susu rendah lemak. Susu kehamilan juga bisa Bunda konsumsi karena biasanya mengandung vitamin dan mineral yang memang dibutuhkan selama masa kehamilan.

Paling tidak dalam sehari Bunda perlu mengonsumsi 200—500 ml susu untuk memenuhi kebutuhan kalsium yang sangat penting dalam meningkatkan berat badan janin. Kalsium dalam susu dapat membantu pertumbuhan tulang sejak janin dalam kandungan dan proteinnya membantu perkembangan saraf dan otot. Kalau Bunda lebih suka susu kedelai, Bunda juga bisa mengonsumsinya, namun cukup satu gelas 200 ml sehari. Hal ini karena konsumsi susu kedelai yang berlebihan justru bisa meningkatkan risiko bayi lahir cacat dan dapat memicu migrain.

  1. Nasi merah
Baca Juga :  Pemilihan Deterjen Bayi Hingga Suhu Air dan Cara Mencuci Baju Bayi

Karbohidrat memang sangat penting untuk ibu hamil karena dapat memberikan energi selama kehamilan. Karbohidrat juga dibutuhkan untuk memberi energi selama masa pertumbuhan janin. Tapi, karbohidrat yang berlebihan justru dapat meningkatkan risiko kencing manis dan obesitas pada bayi karena karbohidrat dapat berubah menjadi gula saat dicerna. Jadi, konsumsi sumber karbohidrat yang rendah gula sangatlah penting, seperti nasi merah.

Nasi merah mengandung serat dan antioksidan tinggi yang sangat baik untuk meningkatkan berat badan janin serta meningkatkan metabolisme ibu dan janin. Selain itu, nasi merah juga membantu pertumbuhan sel darah merah sehingga Bunda akan terhindari dari anemia yang rentan dialami selama kehamilan. Selain nasi merah, makanan tinggi serat dan rendah gula lainnya yang bisa dikonsumsi adalah jagung, kentang, dan roti gandum.

  1. Ubi jalar

Sebenarnya, makanan untuk menambah berat badan janin tak harus mahal. Justru, makanan sederhana yang bisa Bunda dapatkan di pasar punya manfaat yang sangat banyak untuk Bunda dan janin. Ubi jalar adalah salah satunya. Ubi jalar emiliki kandungan vitamin A yang sangat penting untuk pertumbuhan saraf janin sampai 300%, loh! Selain itu, ubi jalar juga kaya akan vitamin C dan vitamin B6 yang dapat membantu penyerapan zat besi serta pembentukan sel darah merah yang tentunya penting selama masa kehamilan.

Ditambah lagi, ubi jalar juga memiliki banyak kandungan serat alami yang dapat membantu memperlancar pencernaan. Terakhir, kandungan kalium dan potasium dalam ubi jalar juga juga sangat penting untuk membantu penyerapan nutrisi. Kalau Bunda sehat, tentu janin juga akan tumbuh sehat karena nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan janin dapat diserap dengan sempurna.